(Tema: Individu,
Keluarga, dan Masyarakat)
Moralitas
merupakan prinsip atau standar tingkah laku yang baik. aktivitas atau kegiatan
yang mengandung nilai unsur antara yang baik dan buruk yang terintegrasi
menyeluruh dengan kepribadian atau tingkah laku manusia adalah sebagai moral
.tentunya moralitas sebagai bangsa indonesia akan berbeda dengan moralitas
bangsa lain karena setiap bangsa mempunyai pandangan yang berbeda baik dalam
system pemerintahan ,budaya, sosial masyarakat, agama dan lain sebagainya.
Kecenderungan masalah pada generasi muda pada era
globalisasi saat ini adalah mereka tidak mengerti norma moral dan etika yang
harus digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga banyaknya generasi
muda yang ikut dalam suatu perkumpulan yang pada hakikatnya tidak menguntungkan
bagi mereka, malah sebaliknya, di perkumpulan tersebut seorang remaja ataupun
muda-mudi dapat terbawa oleh pergaulan yang tidak baik.
Dalam hal ini banyak diantara manusia menganggap dirinya
lebih super dengan sifat egonya, dari yang lainnya sehingga dengan mudah
melakukan tindakan yang dapat merugikan orang lain.baik secara fisik atau
mental (pembunuhan karakter), sehingga muncul sifat kriminalisme,
radikalisme,arogansi, intimidasi,kekerasan, ekploitasi, menteror ,korupsi dan
lain sebagainya.sifat-sifat itu mulai terindikasi dalam kepribadian dan
perbuatan pada sebagian masyarakat kita.
Salah satu upaya yang harus dilakukan terus menerus oleh komponen bangsa ini yang memiliki kepekaan terhadap apa yang terjadi di masayarakat secara menyeluruh adalah untuk mencari alternative dan strategi untuk berupaya maksimal dalam menanamkan nilai-nilai moral yang baik pada semua tataran lapisan masyarakat agar memiliki ,mencintai, mengenal terhadap Negara Indonesian sebagai Negara kesatuan republik Indonesia yang terdiri dari berbagai wilayah dari sabang sampai maroke.yang memiliki masyarakat yang santun dan berbudi luhur.
Terjadinya
penurunan moral tersebut pada hakikatnya tidak terlepas dari faktor internal
(keluarga) karena dari dalam keluargalah faktor utama yang dapat menghambat
atau setidaknya seorang anak dapat dikendalikan. Misalnya saja dengan bimbingan
dan arahan dari orang tua, seorang anak diberi nasihat-nasihat yang baik tidak
hanya pada saat berkumpul bersama saja, namun di sela-sela waktu yang ada
hendaknya diberi arahan yang baik.
Seorang anak juga harusnya dikontrol tentang pergaulannya
kapan waktunya untuk main dan mengerjakan pekerjaan ataupun tugas-tugasnya yang
lain. Serta membatasi pergaulan remaja agar tidak terbawa teman-temannya yang
mungkin penghuni pergaulan bebas (negatif).
Faktor-faktor yang mempengaruhi menurunnya moral dan etika
generasi muda
1.
Longgarnya
pegangan terhadap agama
2.
Kurang
efektifnya pembinaan moral yang dilakukan oleh rumahtangga, sekolah maupun
masyarakat.
3.
Dasarnya
harus budaya materialistis, hedonistis dan sekularistis.
Beberapa faktor lain yang menyebabkan
menurunnya moral dan etika generasi muda saat ini adalah:
1. Salah pergaulan, apabila kita salah memilih
pergaulan kita juga bisa ikut-ikutan untuk melakukan hal yang tidak baik
2. Orang tua yang kurang perhatian, apabila orang
tua kurang memperhatikan anaknya, bisa-bisa anaknya merasa tidak nyaman berada
di rumah dan selalu keluar rumah. Hal ini bisa menyebabkan remaja terkena
pergaulan bebas.
3. Ingin mengikuti tren, bisa saja awalnya para
remaja merokok adalah ingin terlihat keren, padahal hal itu sama sekali tidak
benar. Lalu kalau sudah mencoba merokok dia juga akan mencoba hal-hal yang
lainnya seperti narkoba dan seks bebas.
4. Himpitan ekonomi yang membuat para remaja
stress dan butuh tempat pelarian.
Solusi untuk mengatasi
penurunan moral dan etika pada generasi penerus
1. Untuk menghindari salah pergaulan, kita harus
pandai memilah dan memilih teman dekat. Karena pergaulan akan sangat
berpengaruh terhadap etika, moral dan kepribadian seseorang.
2. Peran orang tua sangat penting dalam
pembentukan karakter seseorang, terutama dalam mengenalkan pendidikan agama
sejak dini. Perhatian dari orang tua juga sangat penting. Karena pada banyak
kasus, kurangnya perhatian orang tua dapat menyebabkan dampak buruk pada sikap
anak.
3. Memperluas wawasan dan pengetahuan akan sangat
berguna untuk mengurangi pengaruh buruk dari lingkungan, misalnya kebiasaan
merokok.
4. Diadakannya pembinaan moral dan akhlak,
diharapkan, dengan bekal pembinaan moral dan akhlak yang baik dan kuat, mereka
nantinya tidak mudah terjerumus dipengaruhi hal yang negatif lagi.
5. Meningkatkan iman dan takwa dengan cara bersyukur,
bersabar, dan beramal sholeh.
6. Melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya
positif, seperti ikut dalam suatu perkumpulan remaja masjid, ikut
pengajian-pengajian rutin, pagelaran seni, serta olahraga,
SUMBER :




Tidak ada komentar:
Posting Komentar