(Tema:
Penduduk,Masyarakat dan Kebudayaan)
Penduduk, masyarakat, dan kebudayaan adalah
konsep-konsep yang berhubungan satu sama lain. Penduduk bertempat tinggal di
dalam suatu wilayah tertentu dalam waktu yang tertentu pula, dan berkemungkinan
akan terbentuknya suatu masyarakat di wilayah tersebut. Demikian pula hubungan
antara masyarakat dengan kebudayaan, ini adalah hubungan dwi tunggal, yang
merupakan kebudayaan adalah hasil dari masyarakat. Kebudayaan bisa terlahir,
tumbuh, dan berkembang dalam suatu masyarakat, sebaliknya tidak ada suatu
masyarakat yang tidak didukung oleh kebudayaan. Jadi, hubungan antara
masyarakat dan kebudayaan merupakan hubungan yang saling menentukan.
1.
Budaya yang
Sudah Mulai Tergerus oleh Zaman
Perubahan budaya yang terjadi di dalam masyarakat
tradisional, yakni perubahan dari masyarakat tertutup menjadi masyarakat yang
lebih terbuka, dari nilai-nilai yang bersifat homogen menuju pluralisme nilai
dan norma social merupakan salah satu dampak dari adanya globalisasi. Ilmu
pengetahuan dan teknologi telah mengubah dunia secara mendasar. Di saat yang
lain dengan teknologi informasi yang semakin canggih seperti saat ini, kita
disuguhi oleh banyak alternatif tawaran hiburan dan informasi yang lebih
beragam, yang mungkin lebih menarik jika dibandingkan dengan kesenian
tradisional kita. Dengan parabola masyarakat bisa menyaksikan berbagai tayangan
hiburan yang bersifat mendunia yang berasal dari berbagai belahan bumi.
Kemelut yang terjadi di Indonesia disebabkan hilangnya
budaya asli bangsa yang terkontaminasi budaya Barat, sehingga negara ini
kehilangan arah dalam mengimbangi kemajuan zaman. Masyarakat zaman dahulu
memiliki sikap sosial yang tinggi antar sesama dan memiliki kesadaran untuk
menaati peraturan yang ditetapkan pemerintah. Akan tetapi, sekarang hal itu
sangat sulit ditemukan. Selain sikap sosial yang tinggi, rakyat zaman dulu juga
memiliki kepedulian yang tinggi dalam menjaga lingkungan di sekitarnya,
sehingga kondisi alam pada era tersebut sangat cantik dan menawan. Sebaliknya,
pada zaman modern seperti sekarang, sikap seperti itu tampaknya sudah luntur di
hati rakyat Indonesia, sehingga alam menjadi panas dan tidak bersahabat lagi
dengan manusia karena telah tercemari. Dahulu kondisi itu tidaklah separah
seperti zaman sekarang ini, saat itu nilai- nilai religius masih sangat dijaga
dan sangat dipatuhi dengan baik. Namun sejak masuknya pengaruh budaya-budaya
barat ke negeri kita tercinta ini hal itu mulai luntur berlahan lahan.
Nilai-nilai religius khususnya islam sangatlah kental pada saat itu, namun
sekarang generasi muda sebagai generasi penerus dengan bangganya memperlihatkan
auratnya seperti orang-orang bule. Ditambah lagi pergaulan bebas, narkoba dan
tawuran menjadi budaya dikalangan generasi muda saat ini sehingga menambah
kemelutnya bangsa kita. Kalau dibandingkan antara zaman sekarang dan zaman dahulu,
dapat di ibaratkan seperti bumi dan langit. Sangat memprihatin melihat bangsa
kita saat ini, moral masyarakat sudah sangat jauh dari etika ketimuran bangsa
kita. Budaya asli kita yang rapuh dan luntur ini menyebabkan kemelut atau
persoalan bangsa kita semakin kompleks. Sikap saling menghargai mulai sulit
kita jumpai, sikap egois semakin merajalela sopan santun yang muda terhadap
yang tua semakin menjadi barang mewah, sungguh budaya sangat luntur dari
masyarakat kita sekarang. Karena lunturnya kebudayaan bangsa yang ramah,
santun, saling tolong menolong dan pekerja keras maka menambah begitu banyak
persoalan bangsa. Kemiskinan dimana-mana, pencurian merajalela, dan masih lebih
banyak lagi yang lainnya.
A.
Dampak positif
yang dapat kita ambil dari kebudayaan barat misalnya:
·
Kemajuan
teknologi mereka (orang-orang barat) yang sudah semakin maju dapat membantu
kita memudahkan dalam melakukan pekerjaan sehari-hari dengan bantuan alat-alat
elektronik canggih yang mereka ciptakan.
·
Dalam bidang
politik, Negara barat cenderung menggunakan system demokrasi. Hal
itu menginspirasikan pemerintahan Negara kita untuk mengunakan sitem
pemerintahan yang terbuka dan demokratis.
·
Dalam bidang
sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir mereka yang baik seperti etos
kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa barat yang sudah maju
untuk meningkatkan kemajuan bangsa.
B.
Sedangkan dampak
negatif yang ditimbulkan dari kebudayaan barat diantaranya:
· Generasi muda
sekarang lebih suka meniru gaya orang-orang barat, misalnya trend mode
berbusana. Anak muda zaman sekarang lebih suka menggunakan barang-barang
eksport dan berbusana yang minim-minim sehingga menyebabkan kurangnya rasa
cinta terhadap produk dalam negeri.
·
Munculnya sikap
individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga.
Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan
bangsa.
·
Pergaulan
masyarakat barat yang bebas mulai memengaruhi budaya Indonesia yang sebelumya
lebih beradab. Kebebasan yang kelewat batas itu sebenarnya tidak cocok dengan
nilai-nilai kebudayaan kita. Misalnya saja free sex yang sekarang ini
marak terjadi di Negara kita. Padahal hal itu sangat bertentangan dengan
kebudayaan kita yang menjunjung tinggi norma kesusilaan.
·
Kurangnya rasa
hormat tehadap orangtua dan tidak peduli terhadap lingkungan juga
merupakan dampak yang ditimbulkan dari kebudayaan barat yang menganut kebebasan
sehingga mereka bertindak sesuka hatinya.
·
Hilangnya
Permainan Tradisional. Saat ini, kita akan sulit untuk menemukan permainan
tradisional seperti gasing atau congklak. Kalaupun ada, pasti dimainkannya
didaerah-daerah terpencil seperti pedesaan. Padahal permainan itu sangat
populer pada masanya, dan merupakan permainan asli Indonesia. Sekarang perannya
sudah diganti dengan permainan modern seperti Playstation, Xbox, Wii, dan
lain-lain. Nampaknya permainan modern jauh lebih menarik ketimbang permainan
tradisional.
·
Pudarnya Minat
Kepada Alat-alat Musik Tradisional. Minat masyarakat terhadap alat-alat musik
tradisional seperti angklung, gamelan dan lainnya semakin berkurang. kalaupun
ada itu hanya sebagian kecil masyarakat yang peduli dan tergerak hatinya untuk
melestarikan alat-alat musik tradisional. Sekarang banyak masyarakat yang
cenderung menyukai alat-alat. musik modern seperti gitar, piano, drum dan
lainnya. Jika hal ini tidak segera diantisipasi, bukan tidak mungkin alat-alat
musik tradisional kita akan hilang.
Kesimpulan
Indonesia adalah Negara yang kaya baik hasil bumi nya
maupun adat dan budaya. Tidak terlepas dari itu saja, bahkan keanekaragaman
hayati yang meliputi hutan tropis yang luas serta dikelilingi lautan yang
sangat luas pula, maka Indonesia pantas menyandang negeri yang sangat kaya
hasil alam nya. Indonesia dengan penduduk 230 juta jiwa pada tahun 2010
dari beranekaragam suku ini sangat rentan sekali dengan konflik antar suku.
Tapi dengan keberagaman inilah yang memperkaya Indonesia.
Di Indonesia diberlakukannya system transmigrasi agar
pemerataan jumlah penduduk berhasil karena pulau jawa adalah pulau terpadat di
dunia. Disinilah terjadi perpindahan penduduk, dimana pada akhirnya terjadilah
akulturasi budaya. Tidak heran maka di Kalimantan terdapat kampung jawa atau di
maluku yang sekarang sudah banyak percampuran orang-orang di sana.
Masyarakat Indonesia sangat bergantung dan terpengaruh oleh
kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perngaruh teknologi sudah sampai ke
pelosok-pelosok desa yang dulu merupakan masyarakat yang kirang mendapatkan
akses keluar. Teknologi ini dapat kita lihat perkembangannya pada seluruh aspek
kehidupan masyarakat.
Dalam aspek ini kita dapat melihat jelas
perubahan-perubahan social dan budaya di Indonesia, masyarakat secara mau atau
tidak mau harus mengikuti perubahan, meskipun terdapat beberapa anggota
masyarakat yang menolak perubahan tetapi tanpa disadari perubahan ini masuk ke
dalam aspek-aspek yang lain dalam kehidupannya. Manusia selalu berkembang dalam
pemikiran dan sejalan dengan itu aspek sosial dan budaya juga akan terus
berkembang, tetapi sejarah kebudayaan juga patut untuk dilestarikan agar tidak
dilupakan.
SUMBER :


Tidak ada komentar:
Posting Komentar